Mengenal Bubak Kawah, Berebut Berkah Mantu Pertama

Pernah gak sih ketika kamu pergi ke acara perinikahan adat, kemudian ada kejadian para tamu undangan berebut barang-barang yang dibawa oleh seorang pria. Jika pernah tahukah kalian apa nama tradisi tersebut? Bagi kalian yang pernah melihat tetapi tidak tahu apa itu dan kenapa orang-orang sampai berebut, kami akan mencoba menjelaskan.

Tradisi tersebut dinamakan bubak kawah. Bubak kawah adalah sebuah tradisi pernikahan yang berasal dari daerah jawa. Secara bahasa, Bubak Kawah berasal dari bubak atau mbukak yang berarti membuka. Sedangkan kawah artinya adalah air yang keluar sebelum kelahiran bayi. Jadi secara istilah bubak kawah berarti membuka jalan mantu sekaligus sebagai bentuk rasa syukur dari kedua orang tua dapat membuka jalan untuk menikahkan anaknya.

Baca Juga : Mitos Menjelang Hari Pernikahan

Tradisi bubak kawah ini dilaksanakan ketika orang tua mengadakan mantu (menikahkan) anaknya untuk pertama kali. Tidak selalu anak yang sulung tetapi bisa anak yang ke dua atau seterusnya. Jadi ketika orang tua akan mengadakan mantu lagi maka tidak akan ada tradisi bubak kawah lagi.

Baca Juga : Tata Cara Upacara Panggih Adat Solo

                 Tata Cara Upacara Panggih Adat Jogja

Bubak kawah masih dalam satu rangkaian dengan upacara panggih atau temu manten. Tradisi ini biasa dilakukan setelah sungkeman selesai. Namun di biasanya bisa dilakukan pada saat prosesi siraman. Setelah rangkaian upacara panggih selesai, akan ada seorang laki-laki dari pihak pengantin wanita datang dengan membawa pikulan berisi beberapa peralatan dapur. Peralatan dapur ini nantinya akan diperebutkan oleh para tamu undangan yang hadir. Menurut mitos, barang siapa yang mendapatkan peralatan dapur ini akan enteng jodohnya jika dia masih single, sedangkan bagi yang sudah menikah akan enteng mantu jika ia memiliki anak gadis.

Karena barang yang diperebutkan ini tidak sebanyak jumlah tamu undangan, maka bisa dipastikan akan terjadi kerusuhan yang dinantikan. Biasanya ibu-ibu yang sudah mengincar peralatan dapur yang diinginkan akan berusaha sekuat tenaga untuk mengambilnya sebelum diambil oleh tamu undangan yang lain. Keseruan berebut peralatan dapur ini biasanya disertai dengan teriakan-teriakan senang ketika mendapat barang yang diinginkan atau terkadang teriakan kesakitan akibat kaki terinjak oleh tamu undangan yang lain.

 

Menyaksikan keseruan ibu-ibu yang berebut perlatan dapur yang mungkin nilainya tidak seberapa menjadi hiburan tersendiri setelah melewati prosesi temu manten yang khidmat. Atau justru acara bubak kawah ini adalah yang paling ditunggu oleh tamu undangan untuk mendapatkan barang gratisan. Harus lebih cepet dari ibu-ibu ya kalo rebutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *